Hidup dalam sebuah imajinasi
1 (Satu)
Tania Eksa Ardianti atau akrab dipanggil TESA adalah seorang anak perempuan tomboy , anaknya jail, penyayang, kadang pendiam, kadang juga cerewet. tapi dibalik sifatnya yang negatif itu, ternyata Tesa adalah anak penurut, perasa (haha kayak lidah aja perasa ^_^) , mudah gaul,dan pintar, tapi emang pemalas juga sih . Tesa lahir dari sebuah keluarga sederhana, Ayahnya bernama Hairun Syarif dan Ibunya bernama Neli gania. Dia adalah anak ke dua dari empat bersaudara, kakaknya yang bernama Sri Aviola (Ola) yang kini kuliah di salah satu universitas Internasional di Kuala lumpur, Malaysia. sedangkan kedua adiknya yaitu Ricky Adillah (Ucky) dan Meyla Avnia (Vena) yang masih SD, Ucky duduk di bangku kelas 4SD dan Vena duduk dibangku kelas 1SD. Daaaannn Tania Eksa Ardianti (Tesa) yang duduk dibangku kelas 10 atau kelas 1SMA (Islamic Boarding School) Al-Falah.
Tesa dari kecil dikenal dengan nama PINGI! (Pemimpi khalayers atau penghayal diluar batas normal). Dari kecil, dirinya selalu mengkhayal tentang dunia awan. dan itu mustahil dan sangat sangaaaaaaaaaaatttt mustahil!!!!!!!!!!! :(((
(Pagi Hari) Braaaaaak...... Swing....... gemuruh kicauan berbagai suara terdengar dari rumah keluarga Pak Syarif. "Bu..... I..Bu.. Vena mau sekolah ni..." sahut Vena sambil mendorong meja kecil kesayangannya. "eh Vena permen nanas! masa sekolah bawa meja sih? ih miskin banget!" Tanya Ucky sambil tertawa lepas. "Ah... pagi pagi udah ribut!!! mau berangkat gak?" gerutu Tesa. Vena dan Uckypun bergegas menuju kak Tesa yang sudah menunggu diluar. "Cawww...... yo... berangkat!" sahut Vena dan Ucky.
(Sekolah) waktu telah menunjukan pukul 07:05. Gawat!!! Gerbang hampir di tutup...tapi, bukan Tesa namanya kalau tak punya aksi cerdik ;) Tesa naik keatas gerbang. dan alhasil...Rok Tesa yang panjang dan kerudungnya nyangkut dan jadinya sobek. Apa daya, dia harus menahan rasa malunya menembus hingga tujuh lapis langit (haha saking malunya :D) Tesa lagsung beranjak menuju kelas kebetulan hari ini ulangan fisika pelajaran Pak Arwan.
Ulanganpun dimulai sekitar pukul 07:32, Tesa masih ribut sendiri menutupi sobekan yang ada di rok dan kerudungnya. waktu sudah menunjukan pukul 08:00 tapi Tesa belum mengerjakan satu soalpun. daaan apa yang terjadi? YA! Otak khayalannya kembali berputar. kini Imajinasinya benar benar NYATA! :o Tesa melihat sekelilingnya, dan ternyata.... Imajinasinya menunjukan pada kehidupan di zaman kolonial Inggris :0000 Ya Allah!!! Tesa,yang kini transparan hanya bisa melihat kejadian kejadian dimasa penjajahan. selanjutnya ia memejamkan matanya dan alhasil dia bukannya kembali kedunianya yang lagi ulangan fisika, tapi dia malah duduk manis dibawah pohon dengan menggunakan baju yang berbahan dasar karet. sungguh mengejutkan! melihat para prajurit yang kini tengah bersiap tempur dengan bangsa prajurit bermata sipit. MASA BELANDA MELAWAN JEPANG!! Tesa hanya melongo seperti orang bodoh. Ia mencoba mencubit pipinya yang berisi kayak bakpau itu, tapi oh tapi apa yang terjadi? kebingungan melandanya. saat mencubit pipinya yang ia rasakan aneh. rasanya antara sakit dan tak terasa sakit. perasaannya itu ada di tengah keduanya.apakah ini nyata?atau hanya khayalan semata? terdengar satu tembakan dari arah bangsa Belanda dan serentak membuat Tesa shock! ia melirik kebelakang dan ternyata bangsa Jepang sudah bersiap mengarahkan pelurunya tepat dikepala Tesa. Tesa baru sadar, dirinya sekarang sedang berada di lapangan tepatnya ditengah tengah antara bangsa Jepang dan Belanda. Tesa... Tesa.. danTesa.. itulah yang ada di fikirannya dirinya kini bukanlah Tesa tapi seorang wanita yang kini tengah berjuang untuk bangsanya Indonesia. Dan ternyata ketika bangsa jepang menyerang Belanda, dirinya yang berada di tengah hanya bisa berdiri terengah-engah melihat orang orang menembus dirinya. ini benar FANTASTIC!! Waktu terus berjalan masa perang dunia kedua kini mulai sepi dan mulai selesai. Indonesia sekarang ini sedang mangalami kekosongan kekuasaan. Dan yang terjadi di Imajinasinya si Tesa alias khayalaners ini,bahwa dirinya yang kini menjadi penguasa sementara. dalam kehidupan imajinasinya ini, Soekarno bukanlah presiden pertama justru dirinya yang menjadi presiden pertama :) padahal, seharusnya sebelum pengangkatan presiden kan ada peristiwa Rengasdengklok dan peristiwa yang lainnya. Ia mencoba mengingat kembali sejarah sejarah tentang berdirinya bangsa Indonesia. haha senyum jailnya mulai muncul dari bibirnya yang mungil. Imajinasinya berputar kembali. Dia berniat untuk mengadakan organisasi pecinta coklat :v dan Tesa memberikan nama untuk organisasinya yaitu TPPC (The Pingi Pingi Cokelat) :D dan organisasi TTB (Tembem Tembem Bakpau) ^_^ dan itu mungkin bakal menjadi awal dari sejarah berdirinya bangsa TEMBEM :v (menurut pemikirannya) . ternyata oh ternyata ,Kejayaan emas bangsa Indonesia dimulai saat berdirinya organisasi TPPC dan TTB di bawah pimpinan Dr.Tania Eksa Ardianti Sc.ST (Sarjana cokelat dan sarjana Tembem) :D ketika dirinya sedang sibuk sibuknya mengurus organisasinya, tiba tiba waktu berhenti begitu aja. semua orang berhenti bergerak dan mematung. seseorang menusuknya dengan pedang dari belakangnya. serentak dirinya tak sadarkan diri.
Dark moon
Tesa mencoba membuka matanya, terlihat wajah seorang laki laki yang kemungkinan sebaya dengan dirinya . AMAZING! Bulan!!! Ini di Bulan ! Tesa menampar pipinya kembali. kali ini pipinya tak terasa sakit. Lega....! Pangeran ooohh.... Tesa ditarik oleh sang lelaki tersebut dan membawanya kedalam istana "heeey... bukan muhrim tau..." teriak Tesa."Hai... perkenalkan saya Putri Iriena" "euuh... saya...." "Tania Eksa Ardianti" kata sang lelaki itu. aneh... kenapa laki laki itu bisa tau? tanda tanya mulai menyerang otak sang khalayers itu. "sepertinya kau telah lama mengenalnya" sahut sang putri. Lelaki itu hanya tersenyum menawan melirik ke arah Tesa, hati tesa bergetar. mukanya memerah seperti jambu air, dan pipinya yang tembem semakin mengembang. Lelaki itu menarik kembali tangan Tesa. Hidungnya mulai kembang kempis lagi "ih... di bilangin, BUKAN MUHRIM TAU!!" teriak Tesa lagi. "ini kamarmu. istirahatlah. sepertinya kau baru mengenal Jounggles. besok aku akan mengajakmu menelilingi Jounggles." Lelaki itu pergi meninggalkan Tesa "Tunggu... Kamu.." Lelaki itu langsung menutup pintu kamar Tesa. dan tiba tiba muncul awan kecil yang bertuliskan "Aliasyarfi" Tesa mulai mengerti kemungkinan papan awan itu menunjukan nama laki laki itu.
JOUNGGLES
Sebuah kota awan yang serbaaaaa awan.semua terbuat dari awan. rakyatnya hidup tentram dan rukun. JOUNGGLES itulah kota cantik yang benar benar ada di imajinasinya Tesa dari kecil. Pagi cerah, Tesa diajak Aliasyarfi mengelilingi kota awan tersebut. terlukiskan senyum lebar di wajah Tesa. "oh iya, kemarin kamu sempat bilang apa tuh.. euh bukan mu.. mu.." "BUKAN MUHRIM" "iya itu... emang maksud kamu apa?" "DiIslam itu, Laki laki memegang tangan perempuan yang tak dikenal itu hukumnya haram tau!!!" Kata Tesa. "kamu Islam bukan sih?" tanya Tesa. "hahahaha kamu taukan nama saya siapa?Aliasyarfi asal kata Syarif, dan itu nama panggilan saya. dan tentunya saya Islam" "wah... itu sih nama bapak I -_-" batin Tesa. "Ayah kamu Syarif juga kan?" "tegaskan ya, HAIRUN SYARIF!" "iya, itu kan sama sama Syarif ;)" pipi Tesa mulai menggertu kembali "ish.. ni pangeran nyebelin banget sih" batin Tesa.
~~~~~~ 2 Bulan kemudian~~~~~~~
Tak terbayang, khayalan kecilnya kini berhadapan dengannya. dan khayalannya ini sangat sesuai dengan skenarionya. Disini, di imajinasinya ini, dia punya tujuan, harapan, impian. yaitu "mengidupkan dunia hijab" tapi, apa mungkin dirinya bisa mewujudkan tujuannya itu? sedangkan disini kan kebanyakannya seorang putri. apa bisa ya putri awan berhijab? Kecintaan Tesa terhadap dunia hijab sungguh besar. Mengingat zaman modern seperti ini, banyak sekali orang yang menghina hijab (hijabers) . dan mungkin inilah imajinasinya mencapai puncak emas. tapi yang menjadi pertanyaan dalam diri Tesa yaitu "mengapa harus mengalami zaman penjajahan dulu? dan mengapa harus sebentar?" Petualangannya dimulai dari SEKARANG!!!!
Hari ini adalah hari dimana para putri awan mengadakan fasion show. Dan katanya, akan di hadiri oleh "Kremies" yaitu Putri Aora, Putri Sanya, Putri Terniez, Putri Alcoundle, dan the best Princess APRISEPPLE. dan juga akan dihadiri "Sighniez" Prince Skalvin, Rava, Plheno, Avyan.
Tesa, harus bagaimana ini? mereka kan sang putri? Aduhhh Mana Tesa diundang ke acar itu lagi -_- sedangkan Tesa kan pakai jilbab. pasti semua orang heran... ah sudahlah mungkin ini permulaan dari tujuannya : Membawa hijab untuk menjadi populer.
Acara Fashion show telah dimulai. Fashion show ini bertema tentang "INSPIRASI" dan ini sangat cocok dengan rencana Tesa.
Tesa membawa beberapa koper berisi beberapa jilbab hasil karyanya sendiri yang terbuat dari serbuk awan. kemudian, Tesa mempercantik diri dan memperindah jilbabnya agar semua orang kagum bahwa jilbab itu keindahan bagi seorang wanita. Namun, Tesa melakukan semua ini diniatkan karena Allah. :) Bismillah... kini giliran Tesa.....!!!
"inilah sang penginspirasi yang unik, dan wanita paling muda, kreatif ... inilah dia kita panggil.... Tania Eksa Ardianti!!! beri tepuk tangan yanga meriah" Tesapun berjalan diatas karpet awan dengan indahnya layaknya seorang model. "haha, lucu ya.. rambut itu kan perhiasan seorang wanita. kok dia menutupinya?" celetuk putri Terniez. "rambutnya kebakaran kali. hahahahaha" ejek Putri Alcoundle. melihat penampilan Tesa, sorak suara kagum menyelmuti gedung Fashion show tersebut. Bahkan para personil Sighniez menyukai penampilan Tesa. "haha lucu ya? seorang anak perempuan tomboy bisa melakukan hal seindah ini" fikir Tesa. Melihat reaksi para Sighniez, rasanya membuat otak sang putri Aora berubah menjadi panas! ini sangat membahayakan.!!! Tanpa diduga, Putri Aora mengeluarkan kekuatan awan panasnya itu. daaaan semua orang berlari keluar gedung untuk menyelamatkan diri. peristiwa tersbut membuat tesa heran. Mengapasemua ini terjadi? dengan laga Tesa ata rasa ingin tau Tesa yang begitu besar membuat Tesa taksadar bahwa dirinya berada tepat dibawah lampu kristal. Dan tentu saja, awan panas putri Aora yang jahat langsung menyerbu lampu itu dan berusaha menjatuhkannya agar Tesa celaka. " Astagfirullah" batin Aliasyarfi yang dari tadi mengamati Tesa dari luar. "Tesa pergi dari situ!" perintah Aliasyarfi. "hah?" nada heran Tesa . Syarfi langsung mendorong Tesa menjauh. daaan Bruuuuk.... tepat mengenai kepala Aliasyarfi. "KAU!!!" Putri Aora langsung membakar ujung jilbab Tesa. Tesa bergegas menjauhi dan berlari menghindari Putri Aora. "Jilbabmu itu sungguh mengganggu!" "Jilbab itu ciri kesederhanaan!" bantah Tesa. tesa berlari sekuat tenaga, namun tembakan awan panas Putri Aora tak terhindarkan, dan tembakan itu tepat mengenai kaki kanan Tesa. kini, Tesa hanya bisa berlari dengan kaki pincang. "Ya Allah, hamba ingin jilbab ini terjaga dengan utuh. danku mohon selamatkanlah hamba. berilah hamba senjata" doa Tesa sambilberlari pincang menuju bukit awan. "HAHAHAHA... KAU!!!" Putri Aora berubah menjadi seorang wanita yangmenyeramkan. "Lepaskan benda yang ada di kepalamu itu!" Awan demi awan kini habis dibakar putri Aora. takada jalan lain selain Tesa harus melepaskan jilbabnya. Tesa menampar pipina lagi agar dia bangun dari khayalan buruknya itu. tapi kini pipinya sakit! :o Air mata Tesa mengalir dengan kencang. Dilema!! hidup untuk kerudung, atau kerudung untuk hidup? imajinasinya mulai mengalir kencang. dia memilih dua duanya. dia potong ujung jilbabnya dan ia baca Bismillah 3 kali "Bismillah... Allahu Akbar!" Tesa mengibaskan kerudungnya tepat di pusat awan panas itu. daaan.. "Tidaaak.jangannn jangan..." Hancurlah Sang penjahat Putri Aora. Lemahnya Tesa !!!! dia melirik Syarif... kini, Syarif pergi untuk selamanya :(
Semua orang/ seluruh kota sekarang memakai jilbab. mereka semua masuk islam dan kini, mewajibkan bagi setiap orang untuk memakai jilbab. Mimpi tesa kini di depan mata!.Tesa memejamkan matanya dan......
MY SCHOOL AL-FALAH
Ekhem..... nyenyak kali kau tidur..... mana LJK mu??? . hah? suara itu? Tesa membuka matanya. dan melihat Pak Arwan sudah siap menyergap LJKnya. AAAAH!!! "hehehehe belum beres pak" "apa? kamu tau kamu tidur berapa menit? 45MENIT NONA TESA!!!!!" "apa? berbulan bulan aku hidup dalam imajinasiku. dan ini hanya 45menit?" batin Tesa. tapi dirinya masih berfikir tentang Syarif. Tesa buru buru membereskan ulangannya dan bergegas keluar kelas. dijalan menuju kantin, Tesa melihat seseorang yang sepertinya ia kenal. ALIASYARFI!!!! benarkah? "hai aku murid baru" sapanya. Tesa hanya melongo tak percaya. benarkah? tidak mungkin. mungkin saja namanya beda. "saya Aliasyarfi. kamu Tesa kan? pembuat Hijabers. aku kagum sama kamu" sahutnya. apa? aku? pembuat hijabers? tapi itukan hanya imajinasiku? dan dia? "lihat deh madingnya!"
Mading : Tania Eksa Ardianti atau Tesa sesosok anak remaja muda, cantik, pencipta hijab hijab modern. dan kini Hijab adalah salah satu kebutuhan pokok bagi para wanita Di Indonesia.
Bertemu kembali Tesa :) petualangannya menyenangkan bukan? :) "haaaaah?"
Kesempurnaan itu hanya milik Allah
dan Kesederhanaan untuk Makhluk-Nya :)
2 (Dua)
Syarif kemudian meninggalkan Tesa yang masih
diliputi dengan hal hal yang membingungkan. Mulut Tesa kembali menganga dan
tangannya memutar mutar kepalanya dan tangan yang sebelahnya lagi menepuk pipi
Bakpaunya itu. Apa ini mimpi? Khayalan? Wah… ini sudh melebihi batas!!!!
Syarif berjalan menuju perpustakaan Al-hikmah
2,sedangkan Tesa berjalan menuju perpustakaan Al-hidayah 1 (Di sekolahnya
terdapat 2 cabang perpustakaan yaitu Al-hikmah 1,2,3 dan Al-Hidayah 1,2,3) .
Ketika Tesa berjalan melewati kelas 10-5, saking terlalu kerasnya memikirkan
kejadian tadi, Tesa tak melihat jalan sehingga dirinya menabrak Alma and
friends -___-. “iiih… kamu punya mata gak sih! Gak lihat apa, ni buku berat
banget!!! Udah berat kamu jatuhin lagi!!!”
“aduuh… maaf maaf saya gak senga….” Kemudian tesa melirik kearah Alma. “haaah…????
Kok kamu… Aora kamu masih hidup? Bukannya kamu udah hancur?” Tesa heran. “yow
to the yow…. Hancur? Emang aku benda apa? Dan apa kamu bilang barusan? Aora? Heeeh….
Aku Alma bukan Aora!! Tegasin kawan!!!” “A to the L to the M to the A” teriak
kawan-kawan Alma. Ini gak mungkin! Kenapa khayalan itu jadi seperti ini? “mcihhh
minggir!!!” Teriak Alma and Friends. Tanpa piker panjang, Tesa belari menuju
perpus untuk mencari tahu hal hal yang berkaitan dengan khayalan.
“Khayalan… khayalan… khayalan” Tesa dengan gesit
mencari buku/ sumber yang berkaitan dengan khayalan.
Setengah pingsan Tesa mencari buku yang berkaitan
dengan khayalan. Tetapi tak ada hasilnya.
Bel masuk berbunyi. Tesa dengan sangat letih mencoba
untuk cepat cepat masuk kelas. Muncul Syarif yang sepertinya dari tadi
memperhatikan Tesa dari mulai Tesa keluar dari perpus, sampai Tesa mau masuk
kelas. “Kok jalanmu pincang? Dan kelihatan sangat lelah? Apa… karena tembakan
itu?” Tanya Syarif. Tembakan? Itu kan Cuma khayalan. Daaan… setelah di fikir
fikir kok efeknya terasa sampai sekarang? Dan kenapa Syarif tau akan kejadian
Putri Aora menembak kakinya? Hm… Tesa harus bangkit! Sekarang dia berfikir
untuk lebih memahami semua ini. Gejolak impiannya mulai menyerang Tesa. Hm…
HIJAB!!! Itulah pokoknya!
Sudah sekitar satu jam berlalu.dan Bel pulang
berbunyi. Tesa buru buru menjemput adik adiknya .
“hai kak!” sapa Ucky dan Vena. “buruan bang! De!” “iya
kak!” mereka langsung menaiki sepeda Tesa.
“masih, kau jemput adik-adikmu? Kan biasanya kamu
tuh kalau naik sepeda, LOADIIIIING mulu!” Kata sang Bu Neli. Tesa tak
menanggapi Ibunya. Ia langsung pergi ke kamarnya dan membaringkan diri. Tok tok tok “kak? Kakakakakakakaaaak” teriak
Ucky sambil mengetuk pintu kamar Tesa. “Ya? Siapa?” “Ucky Kak” “oh.. masuk
bang!”. Dengan nada menangis, venapun langsung mengikuti abangnya ke kamar
Tesa. “hu.. kakakakkakakaka” teriak Vena “ish… berisik banget sih kamu!” menutup telinga. “kenapa kamu de?”
“tadi kak,Vena kan bilang sama bu guru Vena akan ikut penjelajahan. Tapi bang
Ucky malah marahin Vena. Vena kan sebel!”. “memangnya Bapak sama Ibu bakalan
ngizinin kamu gitu? Bahaya tau!” kata Ucky. Vena malah menangis kencang, dan
ucky melemparkan boneka ke arah Vena. “sudah sudah! Malah pada ribut! Hm..
bagaimana kalau sekarang kita menggambar ;). Temanya tentang petualangan
gimana?” Tanya Tesa. “setuju” Vena dan Ucy serempak.
Di tengah tengah keseruan mereka menggambar hutan,
tiba-tiba otak imajinasi Tesa berputar kembali. Dia punya ide untuk merangkai
gambar gambar miliknya dengan milik adik adiknya secara tersusun. Tiba tiba,
khayalannya semakin kuat. Tesa kembali mengkhayal…
……………………….
Kini Tesa berada di hutan. Sesuai dengan gambarnya.
Tetapi, kali ini Tesa tidak sendiri. Kali ini di belakang tesa ada dua orang
anak kecil. Ya!! Mereka adalah Vena dan Ucky. Petualangan apa yang akan mereka
lalui kali ini? Tetap baca terus ya ceritanya…. ;)
Karya : Shofa Atul Alimah
Twitter : @Shofakagomchi_
Facebook : Sopa Atul Alimah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar